top of page

Counterfeit Gods



(Allah-allah palsu)

Timothy Keller

Diterjemahkan oleh Literatur Perkantas, 2016.


Sekalipun tiga ribu tahun berbeda zaman dan peradaban, ternyata penyembahan berhala adalah salah satu kemiripan antara zaman kerajaan – kerajaan Israel dengan zaman di mana kita hidup hari ini. Bila Anda belum terlalu yakin, bacalah buku ini.


Buku ini ditulis oleh Tim Keller setelah peristiwa krisis keuangan 2008 melanda Amerika (dan dunia), dan banyak orang memerlukan bantuan untuk pulih dari kehancuran. Dalam buku ini diceritakan bahwa ketika suatu berhala sudah mengikat hati, dia akan membentuk serangkaian pengertian yang salah tentang kesuksesan, kegagalan, kebahagiaan, dan kesedihan. Timothy menggunakan kisah dari keluarga Abraham, Yakub, Zakheus, Naaman, dan beberapa tokoh lain untuk menjadi contoh bahwa cinta akan uang, wanita, dan kekuasaan sudah sejak dahulu menjadi allah palsu dalam cerita tokoh -tokoh ini, seperti yang terjadi dalam zaman sekarang ini juga.


Kisah-kisah dramatis tokoh-tokoh ini digambarkan dengan urutan yang luar biasa, dan diselingi dengan pembahasan dan eksposisi yang terperinci namun disampaikan dengan sangat indah. Dan seperti buku-buku lain yang ditulis oleh pendeta Tim, tulisannya sangatlah lugas, jelas, dan mendalam. Malah, setelah membaca buku ini, kita bisa menyadari bahwa selama ini mungkin kita belum sungguh-sungguh mengenal diri kita sampai kita mengakui adanya berhala-berhala yang kita simpan di dalam hati tanpa kita tahu.


Buku ini sangat membantu bagi siapa saja yang sedang melewati masa sulit, maupun bagi mereka yang sedang dalam kesibukan pekerjaan, dalam tekanan mengejar karir, dan perlu untuk memeriksa kembali hati dan motivasi.

Bagian terakhir dari buku ini ditutup dengan membicarakan mengenai cara agar kita dapat melepaskan dan mengganti berhala-berhala kita dengan sukacita yang sejati bersama dengan Tuhan sebagai harapan yang terpenting. Dalam tujuh bab di dalam buku ini terdapat suatu pola yang seragam, dimana setiap bab selalu diakhiri dengan penekanan bahwa Tuhan adalah Allah yang sejati yang dengan setia menjadi jawaban yang sesungguhnya.

Buku ini tidak hanya akan mengubah hidup, namun juga akan mentransformasi hati kita. Selamat membaca.


EAB

74 views0 comments

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page