Iman yang Dikuatkan melalui Pelayanan Dorkas
- dr. Yola Yuniaarti Herijanto, Sp.PD
- Feb 11
- 2 min read

Nenek Anyuk, seorang wanita berusia 70 tahun, datang ke RSU Bethesda Serukam pada pertengahan tahun 2025 dalam kondisi yang sangat lemah dan kesakitan. Ia mengalami kesulitan makan, tubuhnya semakin melemah, dan komunikasi dengan keluarga maupun tenaga medis tidak mudah karena gangguan pendengaran yang dialaminya.
Melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, akhirnya diketahui bahwa Nenek Anyuk menderita infeksi pada sendi lutut serta tuberkulosis. Ia pun harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam masa perawatan tersebut, tim pelayanan Dorkas hadir untuk memberikan dukungan bagi Nenek Anyuk dan keluarganya, antara lain melalui bantuan nutrisi sederhana berupa susu untuk membantu memenuhi kebutuhan kalori hariannya. Bantuan ini mungkin tampak kecil, namun sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi pergumulan panjang.
Perjalanan kesehatan Nenek Anyuk tidaklah mudah. Setelah sempat pulang, kondisinya kembali menurun sehingga ia beberapa kali harus dirawat kembali di rumah sakit. Ia mengalami berbagai komplikasi, termasuk infeksi paru-paru, luka akibat terlalu lama berbaring, serta gangguan keseimbangan elektrolit dan kadar sel darah merah. Pada masa perawatan yang panjang ini, tim medis berusaha memberikan pelayanan terbaik, termasuk melakukan pemeriksaan diagnostik yang diperlukan. Melalui dukungan dari pelayanan Dorkas, beberapa kebutuhan pemeriksaan medis dapat terpenuhi sehingga membantu proses penanganan yang lebih tepat bagi Nenek Anyuk.
Namun dampak pelayanan Dorkas tidak hanya terlihat melalui bantuan medis dan nutrisi. Yang paling berharga adalah kehadiran pelayanan rohani yang turut menguatkan Nenek Anyuk selama menjalani masa perawatan. Tim kerohanian secara rutin mengunjungi, berdoa, dan beribadah bersama. Dalam situasi tubuh yang semakin lemah, penguatan iman menjadi penghiburan yang sangat berarti.
Salah satu momen yang sangat berkesan terjadi menjelang kepulangan Nenek Anyuk dari rumah sakit. Saat keluarga diajak berdoa bersama, Nenek yang sebelumnya tertidur perlahan bangun, melipat kedua tangannya, dan dengan sisa tenaga yang ada hanya mengucapkan satu kata: “Yesus.” Momen sederhana ini menjadi kesaksian yang menyentuh hati banyak orang yang menyaksikannya. Tubuhnya memang semakin lemah, tetapi imannya kepada Tuhan semakin teguh.
2 Korintus 4:16, “Walaupun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibarui dari sehari ke sehari.”
Kisah Nenek Anyuk menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan fisik, Tuhan tetap bekerja memperbarui dan menguatkan iman seseorang. Beberapa waktu kemudian, kami mendengar bahwa Nenek Anyuk telah dipanggil pulang ke rumah Bapa. Kami percaya bahwa ia kembali kepada Tuhan dengan iman yang telah dikuatkan melalui perjalanan ini.
Kami bersyukur atas setiap donatur dan rekan pelayanan yang terlibat dalam pelayanan Dorkas. Setiap bantuan, doa, dan perhatian yang diberikan telah menjadi saluran kasih Tuhan bagi Nenek Anyuk dan keluarganya. Kiranya kisah ini mengingatkan kita bahwa pelayanan yang dilakukan dengan kasih, sekecil apa pun, dapat membawa penghiburan, harapan, dan penguatan iman bagi mereka yang sedang menderita. Soli Deo Gloria.
Apabila Anda terbeban untuk mendukung pelayanan Dorkas RSU Bethesda Serukam, hubungi:
081294059673 – dr. Yola Yuniaarti Herijanto, SpPD
085250369490 – dr. Verany Noverina/kb






Comments